Kepala Sekolah

Abinul Hakim,S.Pd,M.Si.

NIP. 19690409 199401 1 001

Banner
SNMPTNBidikmisiDinas Pendidikan Kota Padang
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
21 August 2019
M
S
S
R
K
J
S
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7

PENGUMUMAN PPDB 2019 SMAN 3 PADANG

Tanggal : 06/10/2019, 13:16:49, dibaca 4550 kali.

PENGUMUMAN PENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)
TAHUN 2019 SMAN 3 PADANG


Diumumkan kepada Bapak/Ibu Orangtua/Wali murid dan Calon peserta didik TP.2019/2020 SMAN 3 Padang, bahwa pelaksanaan penerimaan peserta didik baru 2019 masih menunggu keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub) tentang PPDB yang disyahkan oleh Kementerian  Dalam Negeri (Kemendagri).
Pengumuman lebih lanjut akan kami beritahukan melalui laman website ini.

Demikianlah pengumuman ini kami buat agar bisa dimaklumi.
Terima kasih.


Padang, 10 Juni 2019

Kepala SMAN 3 Padang

Ttd

Abinul Hakim,S.Pd,M.Si
NIP.19690409 199401 1 001




Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : Rosneli -  [rosnelinel48@gmail.com]  Tanggal : 22/06/2019
apa syarat@ mendaftar di SMA 3 pak/Buk ??

Pengirim : armen -  [armen.armedia@gmail.com]  Tanggal : 19/06/2019
kalau nilai UN tidak dipertimbangkan maka akan jadi pameo yang buruk bagi para siswa yg mau masuk sma tahun depan. Buat apa belajar dari jam 7.00 s/d jam 16.30 WIB toh nanti dapt juga sekolah negeri walu nilai pas2an. Jadi walaupun pake sitem zonasi alangkah bagus disertai pertimbangan nilai UN, sekaligus sebagai apresiasi pemerintah terhadap usaha siswa yang sudah belajar dengan sungguh2 untuk mendapatkan nilai UN terbaik.

Pengirim : Indra -  [drindra765@gmail.com]  Tanggal : 17/06/2019
Saya rasa nilai UN akan tetap jadi pertibangan penerimaan siswa baru, tapi tidak menjadi faktor utama. Sesuai permendikbud Zonasi tetap di utamakan...apapun tetap menunggu keluarny pergub...

Pengirim : Indra -  [drindra765@gmail.com]  Tanggal : 17/06/2019
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menerbitkan Permendikbud Nomor 51 Tahun 2018 yang mengatur tentang PPDB (Penerimaan Peserta Didik Baru) untuk tahun ajaran 2019/2020. PPDB dilaksanakan melalui tiga jalur. Yang pertama zonasi yang memiliki kuota minimal 90 persen. Jalur kedua adalah lewat prestasi yang maksimal menampung 5 persen peserta didik baru. Kuota selanjutnya untuk mereka yang berpindah tempat.

Pengirim : VENAYA -  [wiryantinavisha83542@gmail.com]  Tanggal : 17/06/2019
Mekanisme penerimaan siswa baru SMA th 2020 ini kan msh blm jelas, Pergub msh blm ada. Jika merujuk pd mekanisme PPDB th 2019 kemaren, cukup fair.
Namun jika dilihat aturan main br bdsrkan WA yg bnyk beredar, utk calon siswa yg berada dlm zonasi yg didasarkan pd Kab/Kota skor siswa HANYA diambil berdasarkan jarak rmh ke sekolah, tanpa mempertimbangkan nilai UN sama sekali.
Kalau boleh kami bermohon, UN tetap dipakai sbg acuan dan penetapan pilihan sekolah di urutan 1, 2 dan 3 dibebaskan pada pilihan calon siswa, bukan HARUS sekolah pilihan 1 adalah sekolah zonasi. Dengan demikian, siswa bs membidik sekolah yg diinginkannya sepanjang terjangkau oleh nilai UN yg dimiliki.




Pengirim : Ragil fezalindo -  [ragilfezalindo2003@gmail.com]  Tanggal : 17/06/2019
Apa apa saja syarat syarat untuk penerimaan siswa baru.dan tgl berapa mulai pendaftarannya

Pengirim : Jovi -  [Jovi15065003@gmail.com]  Tanggal : 16/06/2019
@vanaya, zonasi belum berarti 100% di terima kk, berdasarkan pengalaman tahun lalu, zonasi tetap bersaing berdasarkan nilai un, jika nilai nya tidak mampu bersaing maka siswa dalam zona pun tetap akan gugur, walau siswq berstatus dalam zona di untungkan dengan persentase bangku lebih besar, namun sekolah juga menyediakan bangku bagi soswa luar zona, dan jika siswa luar zona memiliki niali un yg tinggi tidak menutup kemungkinan siswa tersebut dapat diterima.

Pengirim : Chesaariafetra -  [Chesarheza@gmail.com]  Tanggal : 16/06/2019
Saya berharap kepada pihak sekolah agar tahun 2019/2020 ini bebas zonasi...

Pengirim : VENAYA CALLISTA -  [wiryantinavisha83542@gmail.com]  Tanggal : 16/06/2019
@Jovi, memang benar. Tapi persaingan untuk mendapatkan bangku di sekolah yang diinginkan oleh calon siswa akan sangat fair jika didasarkan pada perolehan nilai UN, baru zonasi. Di situ akan diperoleh persaingan berdasarkan kompetensi siswa, bukan hanya melulu soal kedekatan jarak rumah dengan sekolah. Kalau cuma itu patokannya, bisa saja para orang tua calon siswa 'mengkondisikan" agar punya KK yang memilki jarak terdekat dengan sekolah favorit yang diinginkan, misal kontrak rumah di area sekolah, bikin KK baru, selesai.

Pengirim : Jovi -  [Jovi15065003@gmail.com]  Tanggal : 16/06/2019
@venaya, sekolah memang tempat yang di sediakan pemerintah dengan tujuan untuk mencerdaskan. Kalau anda bilang sekolah di buat hanya untuk orang orang pintar?, bukankah itu sudah bergeser dari tujuan pendidikan semestinya terlepas dari status sekolah bergengsi atau tidak.


   Kembali ke Atas

Kembali ke atas