Kepala Sekolah

Abinul Hakim,S.Pd,M.Si.

NIP. 19690409 199401 1 001

Banner
SNMPTNBidikmisiDinas Pendidikan Kota Padang
Jajak Pendapat
Bermanfaatkah Website sekolah bagi anda
Ragu-ragu
Tidak
Ya
  Lihat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
19 November 2019
M
S
S
R
K
J
S
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7

INFO PPDB 2019

Tanggal : 06/20/2019, 22:14:12, dibaca 3132 kali.

INFO TERUPDATE PPDB 2019


Padang (Minangsatu) -  Semula direncanakan pada 17 Juni 2019 lalu, akhirnya Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SLTA se-Sumatera Barat (Sumbar) dapat dimulai pada 25 Juni 2019 yang akan datang, dengan mengacu pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud)  Nomor 51 Tahun 2018, tentang Penerimaan Peserta Dididk Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah menengah Atas, dan Sekolah Menengah Kejuruan, sebagaimana disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Sumbar Adib Alfikri saat jumpa pers di Padang, Kamis (20/6), siang.


Keterlambatan pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SLTA se-Sumatera Barat (Sumbar), menurut  Adib Alfikri disebabkan keterlambatan fasilitasi (singkronisasi dan harmonisasi) Peraturan Gubernur (Pergub) oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).


Dikatakan, proses fasilitasi Pergub oleh Kemendagri memakan waktu lima belas hari. “Senin, atau Selasa kemaren baru Pergub itu dikembalikan oleh Biro Hukum untuk segera diproses selanjutnya. Sembari itu kita sudah susun juga jadwal terbaru berdasarkan fasilitasi oleh Kemendagri,” tukasnya sembari menegaskan bahwa persoalan jadwal yang banyak disebut di media sosial itu molor, sebenarnya tidak molor, tapi tertunda lantaran menunggu fasilitasi.


Berkenaan dengan substansi zonasi, Adib memastikan hal itu sepenuhnya mempedomani Permendikbud 51/2018.  “Ada kendala untuk penerapan zonasi tempat tinggal. Kita belum bisa menerapkan sepenuhnya,” ujarnya sambil menyebut bahwa dalam hal pembagian zonasi belum bisa dilakukan serta merta karena harus dipertimbangkan adanya sekolah yang berdekatan satu dengan yang lain, dan ada pula sekolah yang berjauhan. Dikuatirkan pembagian zonasinya akan menyebabkan ada sekolah yang kelebihan murid, dan sebaliknya.


Selanjutnya, dalam press release yang dibagikan saat jumpa pers itu dituliskan bahwa pada 25 Juni hingga 28 Juni 2019, para calon siswa sudah bisa mendaftar ke sekolah yang dituju secara langsung (offline). Untuk pengumuman diterima disampaikan pada 29 Juni 2019, dan pendaftaran ulang pada 1 Juli 2019. Bagi siswa yang berasal dari luar zonasi, pendaftaran offline ini akan mempertimbangkan prestasi dan kepindahan orang tua. Sedangkan untuk siswa dalam zonasi, mempertimbangkan prestasi dan anak guru/tenaga kependidikan (GTK).


Terkait zonasi, dijelaskan bahwa masing-masing sekolah akan menerima sebanyak 90 persen dari calon siswa yang berasal dalam zonasi sekolah bersangkutan. Adapun rincian dari 90 persen itu adalah, sebanyak 80 persen adalah calon siswa dalam zonasi, 5 persen calon siswa yang berprestasi dalam zonasi, dan 5 persen calon siswa yang merupakan anak GTK.


Sedangkan sisanya, sebesar 10 persen , terdiri atas 5 persen calon siswa yang berprestasi dan 5 persen calon siswa yang diterima berdasarkan perpindahan orang tua. Namun, di dalam press release sebanyak dua halaman ini tidak dijelaskan detail zonasi serta pihak yang menetapkannya.


Selain pendaftaran offline, juga diberi kesempatan untuk pendaftaran online dengan dua gelombang. Yakni gelombang pertama pendaftaran online dilaksanakan pada 4-6 Juli 2019, pengumumannya tanggal 8 Juli, dan pendaftaran ulang tanggal 8-10 Juli 2019. Sementara untuk gelombang kedua, pendaftaran dilaksanakan pada 11-12 Juli, pengumuman tanggal 13 Juli dan pendaftaran ulang tanggal 13 Juli. Bagi sekolah yang tidak mempunyai jaringan internet, maka pendaftaran gelombang pertama dan kedua dilakukan secara offline, dengan jadwal yang sama.


Terkait server untuk pendaftaran online, Adib Alfikri menjawab bahwa pihaknya bekerjasama dengan Universitas Negeri Padang (UNP),”Tahun lalu juga tidak ada masalah. Mudah-mudahan tahun ini juga tidak ada masalah,” tukuknya.

Hasil Press Conferense PPDB 2019 dapat dilihat disini



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : Jovi -  [Jovi15065003@gmail.com]  Tanggal : 21/06/2019
Pembagian zonasi nya seperti apa ya?, mohon penjelasanya pak.

Terimakasih


   Kembali ke Atas

Kembali ke atas